Rabu, 11 Juni 2014

poneglyph



Jaket ONE PIECE berwarna Hitam, sangat pas dipakai buat teman - teman yang suka anime one piece, biar klian semakin tampil keren. Jika anda berminat silahkan klik link di bawah ini:


Poneglyph diterjemahkan sebagai “Teks Sejarah” adalah blok batu misterius dengan sejarah tertulis dalam tulisan aneh dan tersebar di antara pulau-pulau di Grand Line. Satu-satunya orang yang tersisa yang dapat membaca Poneglyph adalah Nico Robin.
Blok ini ditulis dengan script dari bahasa kuno. Masing-masing menceritakan sepotong sejarah lama yang terlupakan. Sejarah ini menyebutkan setidaknya ada dua senjata pemusnah massal yaitu Pluton dan Poseidon. Ada dua jenis poneglyphs yaitu pone yang berisi informasi tentang letak poneglyphs yang lain dan pone yang berisi catatan dari “Sejarah yang Sesungguhnya”. Poneglyphs sendiri pertama x muncil di OP ketika zoro terjerembab jatuh kedalam ruangan rahasia di padang gurun Alabasta, kemudian ia memperhatikan sebuah benda aneh yg berisi simbol2.
Pone adalah benda sejarah yg di wariskan turun temurun, dimana ahli warisnya di tugaskan untuk yang menjaga poneglyphs dari orang-orang yang berusaha untuk menghancurkannya.  Untuk mencegah fakta-fakta sejarah ini hilang.
Para Pemerintah Dunia melakukan penelitian dan menguraikan poneglyphs untuk mencapai dan Rio Poneglyph yang merupakan tujuan akhir dari Nico Robin. Robin menyatakan bahwa dalam rangka untuk maju ke depan, orang harus mengambil bagian-bagian yang lain agar bisa membaca bagian dari poneglyphs dan mereka bias menemukan perjalanan ke Raftel. Hal ini juga telah diungkapkan bahwa Gol D. Roger mampu membacanya karena ia bisa mendengar “suara dari segala sesuatu”. Dia sebenarnya berhasil mengungkap jalan itu. Pasangan pertama Roger, Silvers Rayleigh, menyebutkan bahwa dia tahu apa Void Century itu, Void Century adalah pemecah dari misteri poneglyphs. Dia mengakui bahwa dia mengatakan hal yang akan mengambil dampak atau interpretasi lebih lanjut dari sejarah yang hilang. Dia memberitahu Robin untuk mencari tahu tentang poneglyphs dan menarik kesimpulan sendiri, tentang sejarah.
Telah terungkap juga sebelumnya bahwa Peremintah Dunia telah melarang penelitian atau pencarian terhadap poneglyph. Namun dengan tanpa menghiraukannya, Nico Robin tetap berambisi untuk menemukan dan mengungkap Rio Poneglyph. Robin menyatakan bahwa untuk maju ke depan, haruslah mengumpulkan bagian-bagian dari masing-masing Poneglyph selama perjalanannya menuju Raftel. Telah terungkap pula bahwa Gol D. Roger dapat mengikuti perjalanan karena ia mampu mendengar “suara dari segala sesuatu”. Dia rupanya dapat mengungkap jalan tersebut. Bawahan Roger, Reyleigh, menyatakan bahwa ia mengetahui kebenaran Abad Kekosongan (Void Century) dan mereka juga telah mengungkap misteri Poneglyph. Dia mengakui dengan mengungkapkan misteri ini akan berdampak besar atau memberikan interpretasi terhadap sejarah yang hilang. Dia menyarankan Robin untuk mengungkapkan misteri ini dengan tangannya sendiri dengan mengabaikan sejarah yang ada sekarang.

 
Poneglyph diterjemahkan sebagai “Teks Sejarah” adalah blok batu misterius dengan sejarah tertulis dalam tulisan aneh dan tersebar di antara pulau-pulau di Grand Line. Satu-satunya orang yang tersisa yang dapat membaca Poneglyph adalah Nico Robin.
Blok ini ditulis dengan script dari bahasa kuno. Masing-masing menceritakan sepotong sejarah lama yang terlupakan. Sejarah ini menyebutkan setidaknya ada dua senjata pemusnah massal yaitu Pluton dan Poseidon. Ada dua jenis poneglyphs yaitu pone yang berisi informasi tentang letak poneglyphs yang lain dan pone yang berisi catatan dari “Sejarah yang Sesungguhnya”. Poneglyphs sendiri pertama x muncil di OP ketika zoro terjerembab jatuh kedalam ruangan rahasia di padang gurun Alabasta, kemudian ia memperhatikan sebuah benda aneh yg berisi simbol2.
Pone adalah benda sejarah yg di wariskan turun temurun, dimana ahli warisnya di tugaskan untuk yang menjaga poneglyphs dari orang-orang yang berusaha untuk menghancurkannya.  Untuk mencegah fakta-fakta sejarah ini hilang.
Para Pemerintah Dunia melakukan penelitian dan menguraikan poneglyphs untuk mencapai dan Rio Poneglyph yang merupakan tujuan akhir dari Nico Robin. Robin menyatakan bahwa dalam rangka untuk maju ke depan, orang harus mengambil bagian-bagian yang lain agar bisa membaca bagian dari poneglyphs dan mereka bias menemukan perjalanan ke Raftel. Hal ini juga telah diungkapkan bahwa Gol D. Roger mampu membacanya karena ia bisa mendengar “suara dari segala sesuatu”. Dia sebenarnya berhasil mengungkap jalan itu. Pasangan pertama Roger, Silvers Rayleigh, menyebutkan bahwa dia tahu apa Void Century itu, Void Century adalah pemecah dari misteri poneglyphs. Dia mengakui bahwa dia mengatakan hal yang akan mengambil dampak atau interpretasi lebih lanjut dari sejarah yang hilang. Dia memberitahu Robin untuk mencari tahu tentang poneglyphs dan menarik kesimpulan sendiri, tentang sejarah.
Telah terungkap juga sebelumnya bahwa Peremintah Dunia telah melarang penelitian atau pencarian terhadap poneglyph. Namun dengan tanpa menghiraukannya, Nico Robin tetap berambisi untuk menemukan dan mengungkap Rio Poneglyph. Robin menyatakan bahwa untuk maju ke depan, haruslah mengumpulkan bagian-bagian dari masing-masing Poneglyph selama perjalanannya menuju Raftel. Telah terungkap pula bahwa Gol D. Roger dapat mengikuti perjalanan karena ia mampu mendengar “suara dari segala sesuatu”. Dia rupanya dapat mengungkap jalan tersebut. Bawahan Roger, Reyleigh, menyatakan bahwa ia mengetahui kebenaran Abad Kekosongan (Void Century) dan mereka juga telah mengungkap misteri Poneglyph. Dia mengakui dengan mengungkapkan misteri ini akan berdampak besar atau memberikan interpretasi terhadap sejarah yang hilang. Dia menyarankan Robin untuk mengungkapkan misteri ini dengan tangannya sendiri dengan mengabaikan sejarah yang ada sekarang.
Sumber:
http://mugiwaraperompak.wordpress.com/2010/03/30/poneglyph/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar